The hottest news from everywhere for everyone!

IM Aditya Bagus Arfan Tumbang di Babak Terakhir World Youth Chess Championship KU 18

MONTESILVANO, jurnal-idn.com – Babak terakhir Kejuaraan Catur Dunia Remaja di kota Montesilvano, Italia, Jumat (24/11/2023) menjadi antiklimaks buat pecatur Indonesia IM Aditya Bagus Arfan. Adit kalah di tangan FM Jakub Chyzy (2.286) dari Polandia karena salah urutan langkah.

Dengan pertahanan Sisilia variasi Kann, Adit pada langkah kelima mainkan 5…b5 yang keliru karena Putih belum mainkan Kuda ke b3. Seperti terhipnotis langkah-langkah Adit selanjutnya kurang pas terus hingga kehilangan satu bidak di b5 pads langkah 9.

Ditambah lagi tidak bisa rokade. Alhasil Adit menyerah pada langkah 26. Dengan tetap 6 poin, posisi Adit terlempar ke-urutan 41 (dari 134 peserta asal 69 negara) dan kehilangan rating 11,3 poin. Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto mengatakan bahwa “jatuh bangun adalah bagian dari perjalanan menjadi pecatur kuat.”

Apalagi Adit masih 17 tahun. Sehabis ini sudah menunggu event Pra PON di Bandung dan Eastern Asian Junior di Kinibalu, Malaysia. Adit harus bangkit lagi. Demikian laporan Kabid Binpres PB Percasi Kristianus Liem dari MonteSilvano, Italia.

AYRP

IM Aditya Bagus Arfan berahir di urutan 41 dunia. Foto: Kristianus Liem.

 

Terlampir ranking 10 besar KU18 putra. Posisi satu dan dua direbut Rusia, tiga Kazakhstan. Tapi juara umum World Youth Chess Championship malah Polandia yang merebut 2 emas 1 perak. Rusia 1 emas 2 perak. Sementara China, Azerbaijan dan Uzbekistan masing-masing 1 emas. Jerman 2 perak 1 perunggu. AS dan Kazakhstan masing 2 dapat 1 perak 2 perunggu. Ukraina dan Italia masing-masing dapat 1 perunggu. Ada 6 nomor pertandingan: KU18, 16 dan 14, putra dan putri. Agak mengejutkan tidak ada satu pun pecatur India yang dapat medali padahal hadir membawa kontingen besar sebanyak 29 pecatur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *