Indonesia Police Watch: Kapolri Diminta Punya Atensi Terhadap Keluhan Ibu Ini

Indonesia Police Watch (IPW) meneruskan pengaduan seorang ibu berisi surat terbuka untuk Kapolri

Selamat malam Bapak Kapolri

Demi tegaknya Keadilan
Tolonggg Kami Bapak

Jurnal-idn.com – Bapak Saya Ita, seorang istri yang memiliki 2 orang anak kecil, dengan kondisi hamil 8 bulan dari suami yang 3 hari lalu masuk penjara di Polsek Pontianak Barat, Pontianak, Kalimantan Barat.

Suami saya dipenjara dengan tuduhan karena telah melakukan pengrusakan di rumah warga (pintu rumah triplek rusak). Hal itu dilakukan suami saya karena sebelumnya pihak terlapor mengeluarkan kata-kata kasar.

Ada dugaan oknum Kapolsek Pontianak Barat mengintervensi permasalahan suami saya, di mana seharusnya pihak pelapor sudah mau damai dan tidak melanjutkan kasus ini ke pihak Kepolisian.

Dengan syarat harus mengganti rugi pintu yang rusak dan membuat surat pernyataan maaf serta tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut. Dan kami menyanggupinya.

Namun setelah bapak Kapolsek ikut dalam mediasi tersebut malah pihak terlapor diduga diperintahkan diduga oknum Kapolsek untuk tidak mencabut laporan dan jangan damai.

Saya beberapa kali ke rumah terlapor dengan membawa anak-anak saya, dalam kondisi sakit asma yang saya alami, bolak-balik ke kantor Polsek dan ke rumah terlapor. Ke Polsek saya mau ketemu suami saya tidak dibolehkan oleh pihak Polisi.

Saya ke rumah terlapor berkali-kali namun tidak pernah ketemu. Menurut anak terlapor ada oknum Polisi melarang saya bertemu dengan terlapor bapak. Sungguh kejam dan zholimnya oknum Polisi di sini bapak..

Restorative Justice yang bapak gaungkan tidak berlaku di sini bapak..

Di mana harusnya Polisi menjadi penengah, menjadi solusi dari permasalahan warga, ini malah diduga menjadi provokator dan mengintervensi.

Tolong Kami Bapak

Dikabarkan juga bahwa terlapor memiliki saudara Polisi di Kalimantan Barat ini bapak. Dengan seragamnya mereka menzholimi kami, Saya sedang hamil 8 bulan, dengan dua anak umur 1 tahun dan 3 tahun.

Bagaimana Nasib saya yang sebentar lagi melahirkan bapak, anak masih kecil-kecil, karena suami saya khilaf berujung penjara. Padahal terlapor mau damai. Tapi kenapa berubah.

Demi tegaknya keadilan Mohon bantuannya bapak.

Sampai malam ini saya mau ketemu suami ngga bisa, anak-anak menangis sepanjang hari, sampai malam mau ketemu bapaknya tidak bisa.

Mau ketemu terlapor memohon maaf dan belas kasihnya, namun terlapor terkesan disembunyikan, puluhan kali saya kerumah terlapor namun tidak ketemu.

Sekali lagi demi keadilan bantu kami bapak, saya percaya masih ada polisi Baik di Negara ini.

Terimakasih Bapak..

Ita, seorang istri dengan 2 orang anak kecil dan kondisi hamil 8 bulan. Foto: IPW.

Artikel ini sudah terbit di govnews-idn.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *