Kemenkop Gandeng Unpad Optimalisasi Kopdes Merah Putih Berbasis Generasi Muda

BANDUNG, jurnal-idn.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Universitas Padjadjaran (Unpad) guna mengoptimalisasi operasional dan manfaat dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dengan Unpad yang akan bekerjasama dalam aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk pengembangan koperasi.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono yang juga Ketua Umum IKA Unpad mengatakan kerja sama yang dilakukan ini, guna menyukseskan KDKMP yang merupakan program prioritas nasional, dalam hal penyiapan dan pelatihan SDM dan kolaborasi teknologi yang dihasilkan dari berbagai fakultas di Unpad di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan juga teknologi terapan.

“Ini kami harapkan untuk pengembangan mesin-mesin pasca panen, untuk pertanian tanaman pangan serta hortikultura, juga nanti pengembangan teknologi untuk peternakan dan perikanan. Serta pengembangan model bisnis untuk operasionalisasi KDKMP,” kata Ferry usai penandatanganan MoU di Universitas Padjajaran, Bandung, Kamis (5/2/2026).

Menkop menyebut pihaknya juga akan mengoptimalkan hasil penelitian yang telah dilakukan Universitas Padjadjaran, agar bisa dikembangkan dan diaplikasikan sebagai kegiatan yang punya fungsi langsung terhadap peningkatan kegiatan operasionalisasi KDKMP.

Pelibatan perguruan tinggi khususnya Unpad dengan semua kemampuannya, dirasa perlu untuk menyukseskan program KDKMP, karena sejatinya fasilitas di desa atau kelurahan  haruslah menciptakan profit dan bermanfaat untuk anggota dan masyarakat. Selain itu kerjasama antara Kementerian Koperasi dan Unpad ini, diharapkan bisa mengatasi masalah mendasar di desa.

“KDKMP juga ditujukan untuk membawa nilai-nilai di masyarakat agar muncul lagi, yakni gotong-royong, kebersamaan, kekeluargaan yang sebenarnya diharapkan oleh para pendiri bangsa dan para tokoh-tokoh bangsa yang berharap koperasi menjadi soko guru perekonomian nasional,” ucapnya.

Menyasar Gen Z dan Milenial

Bahkan, KDKMP kini diarahkan untuk menyasar Gen Z dan milenial, dengan cara membuat berbagai kegiatan yang juga melibatkan pelaku usaha dan pemilik brand lokal hasil kreasi masyarakat termasuk Gen Z dan milenial untuk dijajakan di gerai Kopdes setelah melalui kurasi.

Ferry Juliantono menambahkan tindak lanjut dari kerjasama dengan Unpad ini, akan dijalankan terlebih dahulu di Jawa Barat yang memiliki sekitar 4.000 unit KDKMP yang siap beroperasi Maret 2026 mendatang, dan akan dijadikan percontohan bagi operasional Kopdes di daerah lainnya. “Kerjasama dengan Unpad ini akan kami jadikan piloting. Ke depan mungkin juga kami akan membuka kelas sekitar setahun di Unpad untuk pembekalan pengurus KDKMP guna mengoptimalkan operasionalnya,” urai Menkop.

Rektor Unpad Arief S Kartasasmita sangat terhormat pihaknya menjadi salah satu mitra kerja sama Kementerian Koperasi dan siap untuk langsung bergerak membantu target Kementerian. Di antaranya memodernisasi pasca panen di bidang pertanian, perikanan dan peternakan. Hingga menggerakkan generasi-generasi baru untuk bisa lebih paham dan melaksanakan koperasi secara baik.

“Dalam waktu dekat kami akan menyusun PKS-PKS yang lebih detail dengan dinas terkait dan kemudian Kementerian Koperasi sendiri. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama kita dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan berkontribusi secara langsung terhadap program KDKMP.”

Secara konkret, Arief mengatakan pihaknya akan membantu riset dan pengembangan untuk memberikan penguatan-penguatan dari sisi keilmuan, khususnya di bidang manajemen, ekonomi, bisnis dan seterusnya, sosiologi dan sebagainya. Kemudian pengembangan peralatan-peralatan pascapanen, hingga model bisnis baru yang bisa dikembangkan untuk generasi milenial Gen Z dan generasi berikutnya seperti bidang pariwisata dengan penguatan-penguatan menggunakan teknologi informasi atau promosi pertanian lewat pengayaan video editing dan lainnya.

“Kemudian juga pelatihan-pelatihan yang mungkin diperlukan untuk manajer-manajer dari koperasi. Nanti kami dengan perguruan tinggi lain bekerjasama untuk bisa menyukseskan dan mengoptimalkan 83.000 Kopdes yang akan dibangun,” tuturnya.

Erwin Tambunan

“KDKMP juga ditujukan untuk membawa nilai-nilai di masyarakat agar muncul lagi, yakni gotong-royong, kebersamaan dan kekeluargaan,” ucapnya. Foto: Humas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *