KUALA LUMPUR, jurnal-idn.com – Indonesia dipastikan tidak membawa gelar juara ke tanah air setelah kekalahan Jonathan Christie dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah di semifinal Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu 109/1/2026).
Unggulan keempat Jonatan Christie di turnamen berhadiah total USD1.450.000 tidak berkembang optimal di tangan unggulan kedua Kunlavut Vitidsarn (Thailand) dengan skor identik 16-21, 16-21. Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) 21-23, 18-21.
“Mereka tampil luar biasa di depan pendukung yang sangat luar biasa di Axiata Arena ini. Dari game pertama dan kedua kami sempat unggul tapi mereka bisa membalikkan keadaan, mereka sangat percaya diri bermain di sini. Dan beberapa kali ada lucky ball buat mereka sebagai faktor pembeda. Tapi di luar itu semua, kami juga harus meningkatkan lagi kemampuan kami.”
“Atmosfer Axiata Arena sangat luar biasa sejak hari pertama sampai hari ini untuk mendukung wakil-wakil Malaysia. Kami juga berharap hal yang sama dua minggu depan di Istora untuk mendukung penuh wakil-wakil Indonesia,” tutur Fajar Alfian kepada Tim Media dan Humas PP PBSI.
Adapun rekannya mengemukakan Muhammad Shohibul Fikri mengemukakan, masih banyak yang perlu diperbaiki, terutama dari segi power juga, dari segi fokus. Dan tadi juga kami masih ada melakukan kesalahan juga. Nah itu PR yang sangat penting untuk kami berdua. Selamat untuk Aaron/Wooi Yik, semoga besok mereka bisa mendapat hasil yang terbaik.
Mion Efendy
Jonathan Christie memandangi raketnya karena permainannya tidak optimal menghadapi wakil Thailand Kunlavut Vitidsarn. Foto: Humas.

