Menpora Dito: Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional BPK Penabur Pecahkan Rekor MURI

JAKARTA, jurnal-idn.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, membuka Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional 2023 di SPK Penabur, Kelapa Gading Jakarta, Sabtu (2/9/2023).Festival catur ini diikuti lebih dari 1.600 peserta dan didaftarkan ke Musium Rekor Indonesia (MURI).

Ketua Umum Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi, mengatakan Festival Catur Pelajar Nasional kali ini diikuti 1.622 peserta yang datang dari 13 provinsi. Jumlah itu melampaui target yang dicanangkan sebelumnya, yakni 1.400 peserta.

Para peserta mulai dari level SD hingga SMA berasal dari Penabur dan sekolah lainnya. Pelaksanaan turnamen akan dilakukan secara onside secara bersamaan, dalam delapan delapan kategori yang terdiri dari TK (putra dan putri), SD (putra dan putri), SMP (putra dan putri), dan SMA (putra dan putri).

Finalnya akan dilaksanakan pada 16 September di SMAK 1 BPK Penabur Jakarta. “Turnamen akan dimulai pada 9 September. Tantangan kita di turnamen kali ini ialah hadirnya 1.600 peserta di 4 kota tempat penyelenggaraan, yakni Jakarta, Bandar Lampung, Cirebon dan Bandung,” kata Adri.

Sementara Menpora, Dito Ariotedjo sangat mengapresiasi BPK Penabur, Percasi dan SCUA yang mengadakan Festival Catur Pelajar Nasional. “Selamat datang pada pembukaan Catur Pelajar Tingkat Nasional 2023, saya sangat senang bisa berada di sini karena akan ada 1.600 peserta lebih dari TK hingga SMA,” kata Menpora Dito yang dilanjutkan seremonial pembukaan bersama Ketua Umum PB Percasi GM. Utut Adianto dan Ketua Umum Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi.

Menurut Menpora, kegiatan seperti ini merupakan suatu even gerakan yang sangat perlu dilakukan secara berulang-ulang dan masif. Menpora Dito mendorong serta mendukung catur menjadi tulang punggung pendidikan olahraga sejak dini.

“Catur Menjadi Backbone”

“Saya sangat mendukung catur menjadi backbone dari pendidikan olahraga sejak dini. Saya harap ini juga diterapkan di seluruh daerah di Indonesia,” tuturnya.

Menpora Dito juga memberikan apresiasinya kepada PB Percasi dan BPK Penabur yang solid bekerjasama mengembangkan regenerasi atlet catur serta juga mengucapkan terima kasih atas dukungan orang tua siswa.

“Saya sangat mengapresiasi kepada PB Percasi dan BPK Penabur karena sudah membuat festival catur tingkat nasional ini. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua peserta. Karena tanpa dukungan dan keikhlasan hati untuk menempatkan anaknya di cabang catur ini tidak akan ada pecatur muda yang lahir,” urainya.

Sedangkan Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto, mengatakan Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional akan menjadi ajang untuk mencari pecatur unggul. Menurut Utut, bibit yang berkualitas di olahraga catur sebenarnya banyak, namun sedikit yang kemudian jadi bintang.

“Bibit banyak, tapi tantangan untuk jadi real star adalah godaannya banyak di zaman yang cepat berubah seperti sekarang ini,” tutur Utut yang juga mengemukakann pihaknya nanti akan melatih secara khusus pemenang dari Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional.

“Itu kalau diizinkan orang tuanya. Karena untuk jadi GM kan butuh waktu dan proses yang panjang,” tutup Utut Adianto.

Anto

Menpora Dito Ariotedjo didampingi Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto dengan unsur kepanitiaan serta peserta foto bersama. Foto: Humas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *