The hottest news from everywhere for everyone!

PM Prancis Ajukan Pengunduran Diri Karena Kalah di Pemilu

ANKARA, jurnal-idn.com – Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal, Minggu malam (7/7/2024), mengumumkan akan ajukan pengunduran diri kepada Presiden Emmanuel Macron pada Senin setelah koalisi partai pengusungnya, Ensemble, gagal mencapai kemenangan mayoritas pada putaran kedua pemilu parlemen yang dipercepat.

“Malam ini formasi politik yang saya wakili di kampanye ini tidak memiliki mayoritas, saya akan mengajukan pengunduran diri saya kepada presiden besok pagi,” kata Attal yang memuji bahwa “tidak ada yang ekstrem” mendapatkan kursi mayoritas untuk menjalankan pemerintahan Prancis.

Mengacu pernyataannya itu pada jumlah kursi yang diperoleh partai sayap kanan Rassemblement National (RN) dan aliansi sayap kiri Nouveau Front populaire (NFP) yang mencapai mayoritas untuk memerintah negara tersebut.

NFP bisa memenangi 180 hingga 205 kursi di majelis rendah parlemen, yaitu Majelis Nasional, menurut proyeksi terbaru berdasarkan perkiraan perusahaan survei Ifop.

Aliansi sentris Ensemble yang didukung Presiden Macron, berada di peringkat kedua dengan kemungkinan perolehan kursi sebanyak 164 hingga 174, sementara RN yang dipimpin Marine Le Pen akan memperoleh 130 hingga 145 kursi.

Pada 30 Juni

Majelis Nasional memiliki total 577 kursi dan tidak satu pun dari tiga blok utama tersebut diproyeksikan memperoleh mayoritas absolut dengan 289 kursi. Pemilu putaran pertama dilaksanakan pada 30 Juni dengan menghasilkan 76 calon terpilih, tanpa perlu ada putaran kedua.

RN memperoleh 29,26% suara (37 kursi). Angka itu meningkat hingga lebih dari 33% jika digabungkan dengan perolehan sekutu-sekutunya. NFP mendapat 28,06% (32 kursi), sementara Ensemble menempati posisi ketiga dengan sedikit di atas 20,04% (dua kursi).

Macron membubarkan parlemen dan mengumumkan pemilu dini setelah RN meraih lebih dari 31% suara dalam pemilu Parlemen Eropa pada 9 Juni hingga mengalahkan blok sentris yang dipimpinnya.

Namo Fitzgerald

Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal di Istana Elysee di Paris, Prancis, 7 Juli 2020. Foto: Ant.

Artikel ini sudah terbit di govnews-ina.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *